“Kami ingin musik Batak tetap hidup dan dikenal lintas generasi. Road to Konser 165 adalah wujud komitmen kami untuk menjaga warisan budaya sekaligus mempersembahkan karya terbaik bagi masyarakat Indonesia,” ujar Effendi Simbolon.
Posan Tobing, yang dipercaya mengawal jalannya tur, menambahkan bahwa tugas yang ia emban adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.
“Kami berusaha menghadirkan konser dengan kualitas maksimal, agar setiap kota merasakan semangat dan energi yang sama. Musik Batak punya kekuatan menyatukan, dan itulah yang ingin kami bawa ke panggung,” ucap Posan Tobing.
Tiket resmi konser tersedia melalui tiketapasaja.com. Dengan skala penyelenggaraan yang masif, dukungan artis lintas generasi, serta komitmen kuat dari para penggagas, Konser Road to 165 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi musik Batak di panggung nasional.
Gelaran Konser Road to 165 akan terus dilaksanakan di total 165 kota dengan beberapa penampil yang akan hadir kembali seusai Lebaran 2026. Acara puncak akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU GBK) pada Oktober mendatang.
“Konser Puncak 165 sebagai perayaan hari jadi HKBP ke 165 akan berlangsung di Gelora Bung Karno pada Oktober 2026 mendatang. Konser juga akan berlangsung di beberapa kota di AS, Eropa dan beberapa kota di Jerman. Acara ini sekuler, terbuka untuk siapa saja. Tidak ada hubungannya dengan peribadatan,” ucap Effendi Simbolon.
(Red)






