Kontribusi untuk Dunia Pendidikan dan Budaya
Dalam kesimpulannya, Hamni menegaskan bahwa model flipped classroom terbukti relevan untuk pembelajaran seni, khususnya lagu daerah yang membutuhkan keseimbangan antara pemahaman konteks budaya dan keterampilan praktik.
Penelitian ini memberikan tiga kontribusi utama:
- Pedagogis: menawarkan model inovatif pembelajaran seni berbasis flipped classroom.
- Kultural: memperkuat peran teknologi dalam pelestarian lagu daerah.
- Metodologis: menghadirkan pendekatan analisis pengalaman belajar siswa secara kontekstual.

Hamni juga mendorong para pendidik untuk terus mengembangkan metode serupa dengan eksplorasi yang lebih luas, termasuk pendalaman unsur musikal dan penerapan di berbagai jenjang pendidikan.
Keberhasilan ini menegaskan bahwa transformasi digital dalam pendidikan seni bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan strategis untuk menjaga warisan budaya tetap hidup di tengah generasi muda.***





